Skip ke konten
Diskon Spesial Ramadan Hingga 45% Lihat Promo
Diskon Spesial Ramadan Hingga 45% Lihat Promo
Enam Jenis Pola Rajut pada Lengan dan Ketiak Sweater Rajut

Enam Jenis Pola Rajut pada Lengan dan Ketiak Sweater Rajut

Sweater dan pakaian rajut dengan kain biasa sangat berbeda pengerjaannya. Salah satunya yang paling tampak adalah pada pola rajut armhole atau lengan dan ketiak.

Terdapat 6 (enam) jenis pola rajut lengan dan ketiak yang umumnya digunakan pada produk sweater rajut, diantaranya:

1. Set In

Biasanya pola rajut lengan yang sering digunakan disebut “set in sleeve” maksudnya dibuat dengan menggabungkan bagian pundak dan lengan serta tidak langsung memotong badan hingga bagian kerah. Model lengan seperti ini umumnya cocok untuk tampilan formal.

Pola rajut lengan dan ketiak Set-In, gambar: interweave.com

Pengerjaannya lebih mudah karena untuk menyatukan bagian lengan, pundak dan badan biasanya menggunakan mesin obras. Sehingga lebih cepat selesai.

Terdapat tiga jenis cara pola rajut set in yang umumnya dilakukan, yakni:

a. Tanpa pola bunga

b. Setengah pola bunga

3. Hampir semua dengan bunga

 

2. Raglan

Raglan sleeve, meskipun terlihat simple namun pengerjaanya termasuk sulit dan lama.

Pola rajut lengan dan ketiak Raglan, gambar: interweave.com

Karena pengaturan jarum pada mesin rajut harus disesuaikan dan diatur menghasilkan motif bunga sebagai pola sambungan lengan raglannya dari ujung ketiak hingga menyambung ke bagian kerah.

Model lengan raglan ini biasanya cocok untuk tampilan casual.

 

Pengerjaan pola raglan tidak menggunakan mesin obras, tapi dirajut secara menyeluruh sehingga lebih lama namun bagian pundak akan lebih nyaman dan rapi, sehingga pemakainya akan tampak lebih tegap.

3. Drop Shoulder

Sweater dirajut dengan pola rajut ketiak dan lengan jatuh di bawah pundak seperti halnya oversize.

Pola rajut lengan dan ketiak Drop Shoulder, gambar: interweave.com

Seperti tampak pada salah satu produk Gomuda di bagian lengan sweater cardigan cord mocca berikut ini.

4. Modified Drop

Modified Drop adalah jenis pola rajut lengan dan ketiak yang menyerupai drop shoulder, dimana letak jahitannya berada di bawah bahu atau di bawah ketiak.

 Pola rajut lengan dan ketiak Modified Drop, gambar: interweave.com

Perbedaanya, ada sedikit modifikasi pada area sambungan lengan, dengan menghilangkan 1-2 inch pada potongan badan kain.

Ciri utama sweater yang menggunakan jahitan modified drop adalah memiliki lekukan pendek di bagian bawah lengan dibandingkan drop shoulder.

5. Circular Yoke

Jika anda ingin mencari sweater yang tidak memiliki jahitan pada area lengan, maka carilah sweater bergaya circular yoke.

Pola rajut lengan dan ketiak Circular Yoke, gambar: interweave.com

Pada Circular yoke bagian lengan dan badannya dirajut dalam putaran besar sebagai satu kesatuan.

Ada dua variasi circular yoke, yang pertama, sweater circular yoke dirajut dalam satu bagian dengan lengan dan badan bergabung secara mulus di atas ketiak. (gambar A)

Yang kedua, sweater circular yoke dirajut dengan penurunan putaran yang terhuyung huyung menciptakan pembentukan anak tangga yang menyempit. Namun anak tangga ini umumnya tidak terlihat. (gambar B)

 

jenis rajut lengan circular york

Sweater rajut dengan pola Circular Yoke, gambar: https://www.interweave.com

6. Dolman

Sweater dolman agak sulit diklasifikasikan, karena dari segi konstruksi dan siluet berbeda dari jenis lubang lengan yang telah dibahas.

Dolman paling dasar adalah bentuk T dimana lengan bergabung dengan tubuhpada 90 derajat dan terus dirajut, sehingga sebagian lengan menjadi tubuh.

Ciri utama sweater berlengan dolman adalah terbentuknya batwing (sayap kelelawar) atau bentuk T saat tangan pengguna memegang pinggang, dan tidak menunjukan jahitan atau garis pada lengan baju.

Ada dua variasi dolman: Untuk dolman bentuk T sederhana dari bawah ke atas, satu gips panjang di setiap sisi bertanggung jawab untuk semua jahitan lengan.

Pola rajut lengan dan ketiak Dolman, gambar: interweave.com

Dengan gaya ini, lengan baju tidak meruncing dari lengan atas ke pergelangan tangan. (gambar A) Untuk pullover sisi ke sisi, pasang jahitan untuk manset kanan, kerjakan lengan kanan, di seluruh tubuh, di lengan kiri dan ikat di manset kiri.

Untuk penyesuaian, Lengan kanan bisa dibentuk dengan peningkatan jahitan; lengan kiri bisa dibentuk dengan penurunan jahitan. (gambar B)

Sweater rajut dengan pola Dolman, gambar: https://www.interweave.com

Dari ke-enam jenis pola rajut ketiak dan lengan di atas, Gomuda sendiri saat ini menggunakan 3 jenis pola rajut yang memang umumnya cocok dipergunakan untuk sweater rajut laki-laki diantaranya pola set in, raglan dan drop shoulder.

Referensi: https://www.interweave.com

Artikel sebelumnya Perbedaan Cardigan Torque dengan Cardigan Clean
Artikel selanjutnya Asal Mula Sweater Rajut dan Jenisnya